Arsip untuk Oktober, 2008

- Cerita Inspiratif: Beda Antara Pemenang dan Pecundang

Posted in inspirasi dengan kaitan (tags) on Oktober 28, 2008 by dedyw2008

Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban;
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.

Pemenang selalu memiliki program;
Pecundang selalu memiliki alasan.

Pemenang selalu mengatakan, “Akan saya lakukan untuk Anda”;
Pecundang mengatakan, “Itu bukan tugas saya.”

Pemenang melihat jawaban atas setiap permasalahan;
Pecundang melihat masalah dalam setiap jawaban.

Pemenang mengatakan, “Memang susah, tapi tetap ada kemungkinan”;
Pecundang mengatakan, “Memang ada kemungkinan, tapi itu terlalu sulit.”

Ketika seorang pemenang melakukan kesalahan, ia mengatakan, “Saya salah.”;
Ketika seorang pecundang melakukan kesalahan, ia mengatakan, “Bukan salah saya.”

Seorang pemenang membuat komitmen;
Seorang pecundang membuat janji.

Pemenang memiliki impian;
Pecundang memiliki rencana kotor.

Pemenang mengatakan, “Saya harus melakukan sesuatu”;
Pecundang mengatakan, “Sesuatu harus dilakukan.”

Pemenang adalah bagian dari team;
Pecundang terpisah dari team.

Pemenang melihat manfaatnya;
Pecundang melihat penderitaannya.

Pemenang melihat kemungkinan;
Pecundang melihat masalah.

Pemenang percaya pada prinsip menang-menang;
Pecundang percaya bahwa agar bisa menang, seseorang harus kalah.

Pemenang melihat potensi;
Pecundang melihat masa lalu.

Pemenang memilih apa yang mereka katakan;
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih.

Pemenang menggunakan argument yang kuat dengan kata-kata yang lembut;
Pecundang menggunakan argument yang lemah dengan kata-kata yang kuat.

Pemenang berpegang teguh pada nilai dan berkompromi terhadap hal-hal kecil;
Pecundang berpegang teguh pada hal-hal kecil dan berkompromi terhadap nilai.

Pemenang menuruti filosofi empati: “Jangan lakukan pada orang lain hal-hal yang tidak kamu ingin mereka lakukan terhadap kamu”;
Pecundang mengikuti filosofi, “Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya padamu.”

Pemenang membuat segala sesuatunya terjadi;
Pecundang membiarkan segala sesuatunya terjadi.

- Jalan Menuju Sukses

Posted in UMUM dengan kaitan (tags) on Oktober 28, 2008 by dedyw2008

“Lari dari masalahmu hanya akan menjauhkanmu dari penyelesaian masalahmu.” – Devin Peltier-Robson

“Hidup adalah rangkaian pengalaman yang membuat kita semakin besar, meskipun terkadang sulit bagi kita untuk menyadarinya.” – Henry Ford

“Sukses bukanlah final, gagal bukanlah fatal; dan keberanian untuk melanjutkan adalah hal yang paling utama.” – Winston Churchill

“Tidak masalah bagaimana lambatnya Anda berjalan. Yang penting Anda tidak berhenti.” – Confucius

“Dua puluh tahun dari sekarang, Anda akan lebih kecewa terhadap hal-hal yang tidak Anda lakukan, daripada hal-hal yang telah Anda lakukan. Maka, angkatlah jangkar. Berlayarlah dari pelabuhan rasa aman. Songsonglah angin perubahan yang menerpa layarmu. Jelajahi. Impikan. Temukan.” – Mark Twain

“Sebagian orang berhasil karena mereka ditakdirkan, tapi kebanyakan orang berhasil karena mereka menetapkan hati untuk itu!” – Author Unknown

“Sukses tidak begitu diukur dari posisi yang telah dicapai seseorang dalam hidupnya, tapi dari rintangan yang berhasil dilaluinya ketika mereka berusaha mencapai kesuksesan.” – Booker T. Washington

“Jangan habiskan hidupmu dalam keraguan dan ketakutan. Curahkan hidupmu pada pekerjaan dihadapanmu, dan pastikan apa yang kamu kerjakan saat ini akan menjadi persiapan terbaik untuk masa yang akan datang.” – Ralph Waldo Emerson

“Ketika rintangan meningkat, Anda bisa mengubah arah menuju sasaran Anda, tapi jangan mengubah keputusan Anda untuk mencapainya.” – Zig Ziglar

“Perubahan adalah hukum kehidupan. Dan orang yang hanya melihat ke masa lalu atau masa sekarang pasti akan melewatkan masa depan.” – John F. Kennedy

“Manusia tidak kekurangan kekuatan. Mereka kekurangan kemauan.” – Victor Hugo

“Bila Anda tidak mendapatkan segala yang Anda inginkan, pikirkanlah hal-hal yang Anda tidak Anda inginkan yang tidak Anda dapatkan.” – Oscar Wilde

“Masalah adalah kesempatan bagi Anda untuk melakukan yang terbaik.” – Duke Ellington

“Jangan biarkan kekecewaan hari kemarin mengalihkan impian hari esok.” – Pengarang Tidak Diketahui

“Pemenang kehidupan berpikir dalam pola “Saya bisa”, “Saya akan”, dan “Saya adalah”. Sebaliknya, pecundang memusatkan perhatian pada apa yang seharusnya mereka miliki, atau seharusnya mereka lakukan, atau hal-hal yang tidak dapat mereka lakukan.” – Dennis Waitley

- Pilih: Menjadi Pemenang (Winner) Atau Pengeluh (Whiner)?

Posted in Internet on Oktober 28, 2008 by dedyw2008

Banyak orang sekarang mengeluh mengenai berbagai hal dalam hidup mereka. Dan biasanya, orang yang banyak mengeluh juga ahli dalam menyalahkan situasi atau orang lain. Mereka mengarahkan jari telunjuk pada ekonomi, pemerintah, atasan mereka, karyawan lain, pasangan mereka, atau siapapun yang mereka temui.

Bahkan ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik, mereka yakin bahwa keadaan itu tidak akan berlangsung lama. Sambil menunggu terjadinya hal-hal buruk, mereka mengeluh dan menyalahkan segala sesuatu yang terjadi hari sebelumnya, dan menunjukkan siapa yang seharusnya dipersalahkan atas segala sesuatunya.

Mengeluh dan menyalahkan sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan psikologis utuk melarikan diri dari masalah dan mengingkari tanggung jawab atas hidup kita sendiri. Mengeluh dan menyalahkan adalah sebuah cara lain untuk mengatakan, “Itu bukan salah saya.” Menempatkan diri kita sebagai korban dari seseorang atau sebuah situasi membuat kita merasa aman.

Tapi berita buruknya adalah, menyalahkan dan mengeluh tidak akan membawa kita kemanapun. Ia hanya membuat jarak yang semakin besar terhadap solusi atas masalah kita. Orang yang menyalahkan orang lain atas masalah mereka selalu memiliki alasan untuk tidak berubah dan meningkatkan kehidupan mereka. Faktanya adalah, alasan apapun yang kita kemukakan, ia bukanlah solusi atas masalah yang kita hadapi. Selama kita masih berlindung dibalik segala alasan, kita tidak akan menemukan solusi atas masalah kita.

Hidup adalah soal pilihan. Kita mendapatkan apa yang kita pilih. Hidup kita hari ini adalah hasil dari pilihan yang kita buat kemarin. Dan hidup kita esok adalah hasil dari pilihan yang kita buat hari ini. Sekarang, mari kita putuskan apa yang akan kita pilih:

Hadapi kenyataan, berubah dan meningkatkan kehidupan kita.

Atau

Habiskan waktu untuk menyalahkan dan mengeluh tentang segala hal.

Dalam kata yang sederhana, apa yang akan kita pilih: Menjadi Pemenang (Winner) atau Pengeluh (Whiner).

Saya yakin bahwa kita semua akan memilih yang pertama, meskipun terkadang tidak segampang itu. Namun, kita tetap harus memilih apa yang ingin kita capai dalam hidup kita. Kita harus memilih, menjadi seorang juara (victor) atau korban (victim), pemenang atau pecundang. Begitu kita mengambil keputusan, secara bertahap perubahan akan terjadi dalam hidup kita.

Sekarang, mari kita berjanji pada diri sendiri. Bila mendapati diri kita mulai mengeluh dan menyalahkan situasi atau orang lain, ingat untuk menghardik diri sendiri, “STOP!” Ambil napas yang dalam sejenak, analisa situasi, paparkan alternatif solusi yang kita miliki, ambil keputusan dan mulailah melangkah menuju solusinya.

Ingat, sukses tidak akan datang dengan sendirinya. Kita yang harus mendatanginya, mengusahakannya. Saya ingin mengakhiri edisi kali ini dengan kutipan kata mutiara yang luar biasa dari William Jennings Bryan di bawah ini:

“Destiny is not a matter of chance, it is a matter of choice. It is not a thing to be waited for, it is a thing to be Achieved!”

“Takdir bukanlah soal kesempatan, ia adalah soal pilihan. Ia bukan untuk dinantikan, ia harus dicapai.”

Salam Sukses,

Kingson

Kingson Suryaatmaja

NB: Anda dapat mengutip isi artikel ini, dengan tetap mencantumkan sumbernya, yakni: http://www.kingsonsurya.com.

- Sebelum Kamu Mengeluh !

Posted in UMUM on Oktober 28, 2008 by dedyw2008


Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

Kita semua menjawab kepada Tuhan

Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

Life is a gift

Live it…

Enjoy it…

Celebrate it…

And fulfill it.